26 September 2014

Tetiba Rindu

Media ramai dengan berita disahkanya RUU Pilkada oleh DPR dimana pemilihan kepala daerah kembali menjadi otoritas DPRD, seperti biasa heboh ala pemberitaan media. Berbuntut dengan isu-isu penghianatan terhadap rakyat hohoho, pihak-pihak yang ambil muka,  haus kekuasaan dan entah apalagi itu. Hanya menyimak sepintas karena jujur saya sangat tidak tertarik sekali dengan pemberitaan politik akhir-akhir ini, tapi mau gimana lagi hawa panasnya nyebar kemana-kemana, bikin geraaaah.

Kapasitas sebagai rakyat awam dan tentu saja suaranya terlalu kecil untuk bisa terdengar, saya ingin sekali berpendapat, menyampaikan apa yang terlintas: "Saya rindu kita semua punya kepentingan yang SAMA".

Apa sih yang bapak/ibu cari? Benarkah duduknya bapak/ibu di "kursi panas" sana untuk memperjuangkan kami? rakyat yang keinginannya sebenarnya sangat sederhana mungkin, hidup sejahtera, damai, selamat lahir & bathin, itu saja.

Mudah-mudahan bapak/ibu tidak sedang memperjuangkan kepentingan masing-masing (karena kesan itu yang saya tangkap) entah itu kepentingan pribadi, partai, golongan atau kepentingan-kepentingan yang lain. Mudah-mudahan bapak/ibu benar-benar sedang mendengarkan keinginan rakyat. Kalau memang belum begitu, mau sampai kapan kita terombang ambing? sampai kapan begitu banyak kepentingan yang mesti diperjuangkan di negeri ini?

Jujur saya tetiba rindu kita punya kepentingan yang SAMA, rindu diajarkan memperjuangkan sebuah kepentingan yang SAMA, rindu bersama-sama meraih apa yang menjadi tujuan kita BERSAMA. Rindu sangaaaaat. Kalaupun tidak terdengar, semoga rindu ini menjadi doa.

21 September 2014

Relung Hikmah

"Allah menganugerahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Quran dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah)" (Q.S. 2:269)

Karunia yang banyak dari Allah kepada manusia adalah Al hikmah, sebuah sertifikat ahli dalam memahami apa yang menjadi kehendak dan keinginan Sang Pencipta kepada dirinya. Sertifikat yang tidak dapat diraih jika manusia tidak menggunakan kekuatan terhebat dalam dirinya, yaitu AKAL. Dan hanya dengan berpikir, akal dapat meraih prestasi tertingginya, yaitu hikmah. Sebuah pelajaran yang Allah anugerahkan yang akan menghantarkan manusia sukses menyusun puzzle kehidupan, selamat dunia & akherat. 

"Maka apakah kamu tidak memiki
rkan?" (Q.S 37:155)

Buka mata, buka hati, buka pintu menuju relung hikmah dan mari belajar tentang hidup & kehidupan
Semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang berpikir.

21092014
Sebuah Hikmah